
Kriteria matang panen Kelapa sawit
| KRETARIA MATANG BUAH KELAPA SAWIT | |||
| Fraksi Panen | Kriteria matang buah | Derajat Kematangan | |
|---|---|---|---|
| 0 | Tidak ada buah membrondol, buah berwarna hitam pekat | Sangat Mentah | |
| 0 | 1-12,5% dari buah luar, buah berwarna hitam kemerahan | Mentah | |
| 1 | 12,5-25% buah luar membrondol, buah berwarna kemerahan | Kurang Matang | |
| 2 | 25-50% buah luar membrondol, buah berwarna merah mengkilat | Matang | |
| 3 | 50-75% buah luar membrondol, buah berwarna orange | Matang | |
| 4 | 75-100% buah luar membrondol, buah berwarna dominan orange | Lewat Matang | |
| 5 | Buah bagian dalam ikut membrondol | Lewat Matang | |
Berdasarkan jumlah brondolan yang lepas dari tandannya maka buah dapat dikelompokkan menjadi 7 (tujuh) fraksi yaitu :

- Buah Sangat Mentah (Unripe), Fraksi 00 : Buah disebut sangat mentah jika brondolan luar tidak ada yang lepas dari tandan (0 brondolan). Ciri lain biasanya buah masih berwarna hitam dan daging buah (mesocarp) berwarna putih kekuningan
- Buah Mentah (Under Ripe I), Fraksi 0 : Buah disebut mentah jika brondolan luar yang lepas dari tandan jumlahnya kurang dari standard atau 1,0-12,5 % buah luar membrondol.
- Buah Kurang Matang (Under Ripe II), Fraksi I : Buah disebut kurang matang jika brondolan luar yang lepas dari tandan jumlahnya kurang dari standard atau 12,5-25,0 % buah luar membrondol.
- Buah Matang I (Ripe I), Fraksi II : Buah disebut matang I jika brondolan luar yang lepas dari tandan jumlahnya sesuai dengan standard tetapi kurang dari 50 % atau 25,0-50,0 % buah luar membrondol.
- Buah Matang II (Ripe II), Fraksi III : Buah disebut matang II jika brondolan luar yang lepas dari tandan jumlahnya sesuai dengan standard antara 50,0-75,0 %.
- Buah Terlalu Matang I (Over Ripe I), Fraksi IV : Buah disebut terlalu matang I, jika 75 % - 100 % brondolan luar lepas dari tandan.
- Buah Terlalu Matang II (Over Ripe II), Fraksi V : Buah disebut terlalu matang II, jika brondolan bagian dalam ikut lepas dari tandan.